Category: Uncategorized

  • Polda Jabar Sita Uang Miliaran Rupiah dan Aset Mewah dari Kasus Dugaan Judi Online DAZZLIVE

    Pengungkapan dugaan perjudian online melalui aplikasi DAZZLIVE oleh Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat tidak hanya menetapkan 11 tersangka, tetapi juga menyita berbagai barang bukti bernilai miliaran rupiah.

    Barang bukti yang diamankan antara lain 69 telepon seluler, 12 laptop, tujuh komputer, tablet, perangkat jaringan, dokumen perbankan, paspor, kartu identitas, hingga 30 kartu SIM.

    Selain itu, penyidik juga menyita uang tunai lebih dari Rp2,26 miliar, lima jam tangan mewah, dua gelang emas, emas batangan seberat total 254 gram, berbagai perhiasan, serta sejumlah kendaraan roda empat dan roda dua, termasuk Mercedes-Benz, Toyota Alphard, Hyundai Palisade, Toyota Hilux, Mazda Biante, hingga sepeda motor premium.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan seluruh barang bukti tersebut telah diamankan sebagai bagian dari proses pembuktian dalam penyidikan.

    “Barang bukti yang berhasil disita menunjukkan skala operasional perkara yang sedang ditangani. Seluruh barang bukti tersebut akan menjadi bagian dari proses pembuktian dan penyidikan yang saat ini masih terus berlangsung,” kata Kombes Pol Hendra Rochmawan, Senin (20/7/2026)

    Penyidik juga menyita berbagai dokumen perusahaan, dokumen pertanahan, dokumen kependudukan dan keimigrasian, serta perlengkapan perbankan yang diduga berkaitan dengan aktivitas operasional perjudian online tersebut.

    Bandung, 20 Juli 2026

  • Polda Jabar Bongkar Dugaan Jaringan Perjudian Online DAZZLIVE, 11 Orang Jadi Tersangka

    Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat berhasil mengungkap dugaan tindak pidana perjudian online yang beroperasi melalui aplikasi DAZZLIVE. Dalam pengungkapan tersebut, penyidik menetapkan 11 orang sebagai tersangka setelah melakukan penyelidikan dan operasi serentak di Jakarta Selatan, Kabupaten Purwakarta, dan Kabupaten Bondowoso pada 8 Juli 2026.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang mengaku mengalami kerugian setelah menggunakan aplikasi DAZZLIVE. Korban awalnya diajak mengunduh aplikasi yang menawarkan fitur pembelian koin (top up), permainan dengan sistem taruhan, hingga penarikan hasil kemenangan melalui pemberian gift kepada host live. Belakangan diketahui aktivitas tersebut mengandung unsur perjudian online.

    Dalam operasi tersebut, penyidik mengamankan puluhan saksi dari tiga lokasi dan melakukan digital forensik terhadap sejumlah perangkat elektronik. Berdasarkan hasil penyidikan dan gelar perkara, sebanyak 11 orang ditetapkan sebagai tersangka dengan berbagai peran, mulai dari direktur perusahaan, komisaris, country manager, operation manager, hingga pengelola top up, talent, dan VIP user.

    Direktur Reserse Siber Polda Jabar Kombes Pol Fian Yunus S.I.K., M.T.I mengatakan pengungkapan perkara ini merupakan bentuk komitmen Polda Jabar dalam memberantas praktik perjudian online yang memanfaatkan teknologi digital.

    “Pengungkapan ini merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan secara komprehensif oleh Ditressiber Polda Jawa Barat. Berdasarkan alat bukti yang diperoleh, penyidik telah menetapkan 11 orang sebagai tersangka dan proses penyidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat,” ujarnya, Senin (20/7/2026)

    Para tersangka dipersangkakan melanggar Undang- Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi, Undang- Undang Tindak Pidana Pencucian Uang, serta ketentuan dalam KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp4 miliar.

    Bandung, 20 Juli 2026

  • Kapolda Jabar Jadikan Nobar Final Piala Dunia 2026 Momentum Perkuat Kebersamaan Merawat Jawa Barat

    Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto bersama pejabat utama Polda Jabar menggelar nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 di kawasan Kiara Artha Park, Kiaracondong, Kota Bandung, Senin (20/7/2026) dini hari.

    Kegiatan tersebut diikuti masyarakat yang memadati lokasi nobar untuk menyaksikan partai puncak ajang sepak bola dunia. Suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban.

    Kapolda Jabar Irjen Pol Pipit Rismanto mengatakan, nobar tidak sekadar menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola bersama, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat.

    “Sebenarnya momentum ini, nonton bareng ini kita jadikan sarana untuk mengakrabkan kembali kita semuanya untuk saling menyatu, untuk menjaga dan merawat Jawa Barat,” ujar Irjen Pipit.

    Menurutnya, kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan sederhana seperti nobar menjadi modal penting untuk membangun sinergi menjaga keamanan dan ketertiban di Jawa Barat.

    Ia berharap semangat persatuan yang tercermin dalam olahraga juga dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat sehingga seluruh elemen dapat bersama-sama menjaga kondusivitas daerah.

    Nobar final Piala Dunia 2026 tersebut juga menjadi ruang interaksi yang lebih dekat antara jajaran Polda Jabar dengan masyarakat. Selain menikmati pertandingan, warga tampak antusias berbincang dan berfoto bersama Kapolda serta pejabat utama Polda Jabar.

    Melalui kegiatan tersebut, Polda Jabar ingin menghadirkan suasana humanis sekaligus memperkuat kemitraan dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Jawa Barat.

  • Kapolda Jabar Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Ratusan Warga dan Komunitas, Pulang Bawa Motor dan Banjir Doorprize !

    Suasana malam di Kiara Artha Park, Kota Bandung, mendadak pecah dan riuh pada Senin (20/7/2026) dini hari mulai pukul 01.00 WIB. Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) sukses menggetarkan Kota Bandung lewat perhelatan Nonton Bareng (Nobar) Final Piala Dunia FIFA 2026 yang mempertemukan duel sengit Argentina melawan Spanyol. Acara ini dihadiri langsung oleh Kapolda Jabar Irjen Pol. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolda Jabar, para Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar, serta ratusan masyarakat yang berbaur menjadi satu dalam gelora semangat sportivitas.

    Kemeriahan semakin terasa dengan hadirnya berbagai elemen komunitas lokal yang memadati lokasi untuk ikut melebur dalam kemeriahan malam puncak. Tampak hadir di tengah riuk penonton antusiasme dari komunitas suporter sepak bola seperti Bobotoh Persib (Viking, Bomber, serta Satgas Bobotoh), hingga berbagai komunitas otomotif dan pegiat motor Bandung (seperti Ikatan Motor Indonesia/IMI Jabar serta klub motor lokal) yang turut meramaikan suasana Nobar sejak awal acara.

    Lautan manusia yang memadati lokasi tak hanya disuguhkan ketegangan laga kelas dunia, tetapi juga dimanjakan dengan momen puncak paling heboh: pembagian banjir doorprize fantastis dari Kapolda Jabar sebagai wujud apresiasi kepada masyarakat dan komunitas yang hadir. Ketegangan pertandingan berubah menjadi sorak-sorai kebahagiaan saat penyerahan hadiah utama berupa 3 unit sepeda motor, 3 unit motor listrik, dan 4 unit sepeda listrik dibagikan secara langsung. Tak berhenti di situ, riuh tepuk tangan kian membahana ketika ratusan deretan hadiah menarik lainnya—mulai dari 5 dispenser, 15 kipas angin, 25 setrika, 25 teko listrik, hingga 30 tumbler eksklusif—berhasil dibawa pulang oleh para penonton yang beruntung.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan yang melibatkan masyarakat dan berbagai perwakilan komunitas secara langsung ini menjadi bukti nyata hadirnya Polri sebagai pelindung dan pengayom yang inklusif. “Melalui kegiatan nonton bareng ini, kami ingin mempererat tali silaturahmi, meningkatkan soliditas di lingkungan Polda Jawa Barat, sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat dan komunitas. Semangat sportivitas yang ditunjukkan dalam pertandingan juga menjadi inspirasi bagi seluruh personel untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Kombes Pol. Hendra Rochmawan.

    Seluruh rangkaian acara yang berlangsung hingga usai ini ditutup dengan kehangatan dan senyum kebahagiaan dari para warga serta anggota komunitas yang pulang membawa berbagai hadiah. Melalui momentum pesta olahraga dunia ini, Polda Jawa Barat berharap nilai persatuan, kebersamaan, dan keharmonisan yang tercipta dapat terus memacu semangat seluruh personel kepolisian dalam mengabdi demi terciptanya keamanan serta kenyamanan bagi seluruh lapisan masyarakat Jawa Barat.

  • Kapolda Jabar Hadiri Nonton Bareng Final Piala Dunia FIFA 2026, Pererat Kebersamaan di Hari Bhayangkara ke-80

    Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kepolisian Daerah Jawa Barat menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Final Piala Dunia FIFA 2026 yang mempertemukan Tim Nasional Argentina melawan Spanyol. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026, mulai pukul 01.00 WIB hingga selesai, bertempat di Kiara Artha Park, Kota Bandung.

    Kegiatan nobar dihadiri langsung oleh Kapolda Jabar Irjen Pol. Pipit Rismanto, didampingi Wakapolda Jawa Barat serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar. Selain diikuti oleh jajaran Polda Jabar, kegiatan ini juga dihadiri ratusan masyarakat Kota Bandung dan sekitarnya yang antusias menyaksikan pertandingan final Piala Dunia dalam suasana penuh kebersamaan.

    Untuk semakin memeriahkan acara, Polda Jabar turut menyediakan berbagai door prize menarik bagi masyarakat yang hadir. Hadiah utama berupa sepeda motor, serta berbagai hadiah lainnya. dibagikan melalui pengundian yang disambut meriah oleh para peserta. Kehadiran door prize tersebut menjadi bentuk apresiasi Polda Jabar kepada masyarakat yang turut memeriahkan rangkaian Hari Bhayangkara ke-80.

    Momentum nonton bareng ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya bertujuan mempererat soliditas internal Polri, tetapi juga memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan yang bersifat positif, edukatif, dan menghibur. Antusiasme para peserta terlihat sejak awal pertandingan hingga peluit akhir dibunyikan, dengan suasana yang tertib, aman, dan penuh semangat sportivitas.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H. mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kebersamaan keluarga besar Polda Jawa Barat dalam memaknai Hari Bhayangkara ke-80 dengan melibatkan masyarakat secara langsung.

    “Melalui kegiatan nonton bareng ini, kami ingin mempererat tali silaturahmi, meningkatkan soliditas di lingkungan Polda Jawa Barat, sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat. Semangat sportivitas yang ditunjukkan dalam pertandingan juga menjadi inspirasi bagi seluruh personel untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol. Hendra Rochmawan.

    Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kehangatan. Polda Jawa Barat berharap semangat persatuan, sportivitas, dan kebersamaan yang tercermin dalam perhelatan olahraga dunia tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel Polri dalam mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus semakin mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.

  • Bhabinkamtibmas Balumbang Jaya Berikan Motivasi dan Edukasi Pada Satuan Pengamanan Rukos

    KOTA BOGOR – Bhabinkamtibmas Balumbang Jaya Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota Polda Jabar sambangi petugas satuan pengamanan Rukos (Rumah Kost), berikan himbauan Kamtibmas, motivasi dan edukasi.

    Hal itu sesuai dengan arahan Kapolresta Bogor kota Kombes Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H. Agar anggota Polri rutin lakukan sambang kepada satuan pengamanan di daerah tempatnya bertugas.

    “Bhabinkamtibmas Balumbang Jaya memang sudah rutin melakukan sambang sekaligus memberikan pembinaan terhadap satuan pengamanan di daerah tempatnya bertugas,” ucap Kapolsek Bogor Barat AKP Didin Komarudin S.H., M.H., Sabtu (18/7/2026).

    Berlokasi di Rukos Al Fatih, RW 10 Kelurahan Balumbang Jaya Bogor Barat, terlihat Bhabinkamtibmas Aiptu Juli Widianto sambangi Bapak Sony selaku petugas satuan pengamanan, sekaligus berikan Himbauan kamtibmas, pembinaan serta motivasi dan edukasi.

  • Dengan Metode Door To Door, Bhabinkamtibmas Sindang Barang Sambangi Warga Binaannya

    KOTA BOGOR-Bhabinkamtibmas Sindang Barang Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota Polda Jabar sambangi warga binaannya sekaligus berikan himbauan kamtibmas, motivasi dan edukasi dengan metode door to door.

    Hal itu sesuai dengan arahan Kapolresta Bogor kota Kombes Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H. Agar anggota Polri lakukan sambang hadir ditengah warga binaannya untuk berikan yang terbaiknya.

    “Bhabinkamtibmas memang sudah rutin lakukan sambang sekaligus dengarkan curahan hati masyarakat untuk dicarikan solusi jalan keluar yang terbaiknya,” ucap Kapolsek Bogor Barat AKP Didin Komarudin S.H., M.H. Sabtu (18/7/2026).

    “Dengan mendatangi masyarakat secara langsung akan lebih mengetahui permasalahan yang ada, sehingga dapat lebih cepat untuk mencarian solusi jalan keluar yang terbaiknya,” pungkas Kapolsek.

    Berlokasi di Sindang Barang Asri, RW 3 Kelurahan Sindang Barang Bogor Barat, terlihat Bhabinkamtibmas Aiptu Suradal sambangi warga binaannya dengarkan curahan hati sekaligus berikan himbauan Kamtibmas, motivasi dan edukasi dengan metode door to door.

  • Kapolda Jabar Tekankan Empat Prinsip Kerja Bhabinkamtibmas: Adaptif hingga Solutif

    Kapolda Jabar Tekankan Empat Prinsip Kerja Bhabinkamtibmas: Adaptif hingga Solutif

    Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto menekankan empat prinsip kerja yang harus menjadi pedoman seluruh Bhabinkamtibmas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Barat.

    Empat prinsip tersebut disampaikan Pipit saat memimpin Apel Gelar Bhabinkamtibmas dan Sabuk Kamtibmas di Mapolda Jabar, Jumat (17/7/2026).

    Prinsip pertama adalah adaptif, yakni mampu menyesuaikan diri dengan cepat terhadap perubahan situasi di lapangan.

    “Setiap wilayah memiliki karakteristik, potensi, kerentanan, dan kebutuhan yang berbeda. Oleh karena itu, cara bertindak harus disesuaikan dengan kondisi nyata di lapangan. Kita harus memiliki wawasan global, berpikir nasional, tapi mampu bertindak lokal,” ujar Irjen Pol. Pipit.

    Prinsip kedua ialah responsif, yaitu peka terhadap kebutuhan masyarakat dan mampu memberikan pelayanan secara cepat, tepat, dan berkualitas.

    Ketiga, kolaboratif dengan membuka ruang kerja sama bersama pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.

    Sedangkan prinsip keempat adalah solutif, yakni menghadirkan penyelesaian nyata terhadap berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

    Kapolda Jabar menegaskan keempat prinsip tersebut tidak boleh berhenti sebagai slogan semata.

    “Keempat prinsip tersebut tidak boleh berhenti sebagai slogan, tetapi harus tercermin dalam cara kita membaca situasi, merespons kebutuhan masyarakat, membangun kolaborasi, dan menyelesaikan setiap permasalahan. Saya meyakini apabila keempat prinsip ini kita laksanakan secara konsisten, maka Polda Jawa Barat dapat melaksanakan tugas secara optimal,” katanya.

  • Kapolda Jabar : Sabuk Kamtibmas Harus Jadi Gerakan Bersama, Bukan Sekadar Seremonial

    Kapolda Jabar : Sabuk Kamtibmas Harus Jadi Gerakan Bersama, Bukan Sekadar Seremonial

    Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto menegaskan pembentukan Sabuk Kamtibmas harus menjadi gerakan nyata yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, bukan sekadar kegiatan seremonial.

    Hal itu disampaikan Irjen Pol. Pipit saat memimpin Apel Gelar Bhabinkamtibmas dan Sabuk Kamtibmas di Mapolda Jabar, Jumat (17/7/2026). Apel tersebut diikuti ribuan peserta dari unsur Bhabinkamtibmas hingga berbagai potensi masyarakat.

    Menurut Irjen Pol. Pipit, keamanan tidak bisa hanya dibebankan kepada kepolisian. Seluruh komponen masyarakat harus menjadi bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

    “Sinergi seluruh unsur inilah yang kita kuatkan melalui Sabuk Kamtibmas. Sabuk Kamtibmas ini menjadi wujud kebersamaan dan kepedulian, sekaligus menegaskan bahwa keamanan merupakan tanggung jawab kita bersama,” katanya.

    Ia menegaskan esensi apel tersebut bukan sekadar kegiatan simbolis.
    “Oleh karena itu saya tegaskan, esensi kegiatan ini tidak boleh berhenti hanya pada seremonial. Apel ini harus menjadi momentum untuk menyatukan langkah, memperkuat kolaborasi, dan membangun gerakan bersama dalam menjaga serta mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif,” ujarnya.

    Kapolda Jabar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur masyarakat yang selama ini membantu tugas kepolisian. Menurutnya, kolaborasi yang telah terjalin harus terus diperkuat demi menciptakan keamanan yang berkelanjutan di Jawa Barat.

  • Pendapat Hukum terhadap Jampidsus Febrie Ardiansyah oleh Associate Professor/Pengajar Hukum Pidana dan Hukum Acara Pidana STHB

    Pendapat Hukum terhadap Jampidsus Febrie Ardiansyah oleh Associate Professor/Pengajar Hukum Pidana dan Hukum Acara Pidana STHB

    Secara akademik, adanya Penetapan Tersangka terhadap Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah harus dipahami bahwa syarat materiil yang merupakan parameter minimum perolehan alat bukti yang sah oleh Penyidik telah dipenuhi. Dengan demikian, upaya paksa tersebut dapat dibenarkan dalam rangka menemukan factual guilt dari seseorang yang diduga melakukan tindak pidana. Di samping itu, perlu juga ditegaskan bahwa baik dalam Putusan MK No. 21/PUU-XII/2014 maupun perkembangan dalam KUHAP baru tidak pernah dinyatakan bahwa seseorang wajib diperiksa sebagai saksi terlebih dahulu sebelum menjadi tersangka, dengan catatan hal tersebut tidak diartikan pula sebagai bentuk pengabaian terhadap hak-hak dari seseorang untuk didengar keterangannya sebagai implementasi dari asas audi et alteram partem (hak untuk didengar)

    Dr. Mas Putra Zenno J., S.H., M.H.

    Associate Professor/Pengajar Hukum Pidana dan Hukum Acara Pidana Sekolah Tinggi Hukum Bandung