Category: Uncategorized

  • Polda Jabar Perkuat Kesiapsiagaan Personel, Tactical Wall Game Jadi Kunci Sukses Pengamanan Piala Presiden 2026

    Polda Jawa Barat memastikan seluruh rangkaian Piala Presiden 2026 akan dikawal dengan skema pengamanan yang matang. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Simulasi Tactical Wall Game (TWG) yang dipimpin Karo Ops Polda Jabar Kombes Pol. Teddy Suhendyawan Syarif, S.I.K., M.Si., di Gymnasium Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, pada Jumat (24/7/2026).

    Pelaksanaan Tactical Wall Game merupakan bagian dari langkah strategis Polda Jabar untuk menguji kesiapan personel sekaligus menyelaraskan pola koordinasi seluruh unsur pengamanan sebelum bergulirnya turnamen. Melalui simulasi tersebut, setiap tahapan pengamanan dianalisis secara detail, mulai dari pengamanan objek vital, pengaturan arus penonton, pengawalan tim peserta, hingga penanganan potensi gangguan kamtibmas.

    Karo Ops Polda Jabar menekankan bahwa keberhasilan pengamanan tidak hanya ditentukan oleh jumlah personel, tetapi juga oleh kesiapan strategi, kecepatan pengambilan keputusan, serta sinergi antarsatgas di lapangan. Oleh karena itu, setiap kemungkinan yang dapat terjadi selama pertandingan dibahas dan disimulasikan secara komprehensif melalui Tactical Wall Game.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kesiapan institusi dalam memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat selama penyelenggaraan Piala Presiden 2026.
    “Polda Jawa Barat tidak ingin hanya siap saat pelaksanaan, tetapi juga siap sejak tahap perencanaan. Melalui Tactical Wall Game ini, seluruh skenario pengamanan kami uji agar setiap personel memahami tugas dan mampu bertindak cepat, tepat, serta profesional dalam menghadapi berbagai dinamika di lapangan,” ujar Kabid Humas Polda Jabar.

    Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Polda Jabar mengedepankan pendekatan yang humanis namun tetap tegas dalam menjaga keamanan. Pengamanan akan dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan seluruh fungsi kepolisian serta bersinergi bersama TNI, pemerintah daerah, panitia penyelenggara, dan stakeholder terkait.

    Dengan pelaksanaan Tactical Wall Game tersebut, Polda Jawa Barat menegaskan kesiapannya untuk mengawal seluruh pertandingan Piala Presiden 2026 agar berlangsung aman, tertib, dan lancar. Keamanan yang terjaga diharapkan dapat menciptakan suasana kompetisi yang kondusif sehingga para pemain, ofisial, dan suporter dapat menikmati jalannya pertandingan dengan rasa aman dan nyaman.

    Bandung, 24 Juli 2026

  • Menjaga Kamtibmas Aman dan Kondusif, Polsek Bogor Tengah Tingkatkan Patroli Lokasi Rawan

    KOTA BOGOR – Anggota Patroli Samapta Polsek Bogor Tengah Polresta Bogor Kota Polda Jabar melakukan patroli ke sejumlah lokasi yang rawan akan gangguan keamanan dalam rangka pencegahan terhadap pelaku kriminal.

    Hal itu sesuai arahan Kapolresta Bogor Kota Kombes Rio Wahyu Anggoro untuk menjaga kamtibmas aman kondusif.

    “Patroli yang dilakukan merupakan kegiatan rutin dengan sasaran lokasi rawan, wilayah pemukiman warga antisipasi pelaku curas, curanmor dan gangguan keamanan lainnya,” ucap Kapolsek Bogor Tengah Kompol Waluyo, Jumat (24/7/2026).

    “Diharapkan patroli yang kami lakukan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat, serta dapat mencegah pelaku kejahatan melakukan aksinya” pungkasnya.

  • Patroli Gabungan, Ratusan Personel Sisir Bandung Dini Hari, Polisi Hadir Beri Rasa Aman bagi Warga

    Patroli Gabungan, Ratusan Personel Sisir Bandung Dini Hari, Polisi Hadir Beri Rasa Aman bagi Warga

    Polrestabes Bandung menggelar patroli gabungan skala besar bersama Polda Jawa Barat, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan untuk mengantisipasi kejahatan jalanan di wilayah Kota Bandung. Patroli berlangsung pada Kamis (20/7/2026) dini hari, mulai pukul 00.00 WIB hingga 03.00 WIB.

    Kegiatan dipimpin Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar didampingi Kapolrestabes Bandung, Wakapolrestabes Bandung, jajaran pejabat utama Polda Jabar, serta pejabat operasional Polrestabes Bandung.

    Sebanyak 238 personel diterjunkan dalam patroli gabungan tersebut. Personel terdiri dari unsur Polrestabes Bandung, Polda Jawa Barat, TNI, Satpol PP Kota Bandung, Satpol PP Provinsi Jawa Barat, Dinas Perhubungan Kota Bandung, dan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat.

    Patroli menyasar sejumlah ruas jalan utama yang dinilai rawan terjadinya kejahatan jalanan, di antaranya kawasan Dago Cikapayang, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Diponegoro, Jalan Pajajaran, Jalan Kebon Kawung, Jalan Otto Iskandardinata, Jalan Wastukancana, Jalan Aceh, Jalan Merdeka, sebelum kembali ke Mako Polrestabes Bandung.

    Patroli gabungan ini merupakan langkah preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, khususnya pada malam hingga dini hari.

    masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan maupun tindak pidana.

    Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar menegaskan patroli gabungan akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

    “Patroli terpadu ini merupakan langkah preventif yang melibatkan seluruh unsur agar ruang gerak pelaku kejahatan semakin terbatas. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan efek pencegahan sekaligus meningkatkan rasa aman masyarakat,” ujar Brigjen Adi Vivid.

    Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di wilayah hukum Polrestabes Bandung terpantau aman dan kondusif. Kehadiran patroli gabungan juga dinilai mampu meminimalisasi potensi kejahatan jalanan pada malam hingga dini hari.

    Bandung, 23 Juli 2026

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Kepolisian Daerah Jawa Barat memastikan patroli gabungan skala besar akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Bandung.

    Wakapolda Jabar Pastikan Patroli Gabungan Terus Digelar demi Jaga Rasa Aman Warga Bandung

    Kepolisian Daerah Jawa Barat memastikan patroli gabungan skala besar akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Bandung.

    Hal tersebut disampaikan Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar usai memimpin patroli gabungan bersama Polrestabes Bandung, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan pada Kamis (23/7/2026) dini hari.

    Menurut Adi Vivid, kehadiran aparat di lapangan menjadi salah satu langkah efektif untuk mencegah munculnya aksi kejahatan jalanan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

    “Patroli terpadu ini merupakan langkah preventif yang melibatkan seluruh unsur agar ruang gerak pelaku kejahatan semakin terbatas. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan efek pencegahan sekaligus meningkatkan rasa aman masyarakat,” katanya.

    Dalam patroli tersebut, sebanyak 238 personel gabungan menyisir sejumlah ruas jalan utama yang dinilai rawan terjadi tindak kriminalitas, seperti kawasan Dago Cikapayang, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Diponegoro, Jalan Pajajaran, Jalan Kebon Kawung, Jalan Otto Iskandardinata, Jalan Wastukancana, Jalan Aceh, dan Jalan Merdeka.

    Patroli berlangsung sejak pukul 00.00 WIB hingga 03.00 WIB dengan melibatkan personel dari Polrestabes Bandung, Polda Jawa Barat, TNI, Satpol PP Kota Bandung, Satpol PP Provinsi Jawa Barat, serta Dinas Perhubungan Kota dan Provinsi Jawa Barat.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polrestabes Bandung tetap aman dan kondusif. Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu kamtibmas.

    Bandung, 23 Juli 2026

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Upaya Pertahankan Harkamtibmas Yang Kondusif, Polsek Bogor Barat Tingkatkan Patroli Kewilayahan

    KOTA BOGOR – Unit Samapta
    Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota Polda Jabar laksanakan patroli pada jam dan titik rawan gangguan kamtibmas dalam upaya pertahankan harkamtibmas yang aman dan nyaman.

    Hal itu sesuai dengan arahan Kapolresta Bogor kota Kombes Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H. Agar anggota Polri lakukan patroli dan pada jam dan titik rawan terjadinya tindak pidana guna menjaga Harkamtibmas yang Kondusif.

    “Kami tingkatkan patroli pada jam dan titik rawan terjadinya tindak pidana,” ucap Kapolsek Bogor Barat AKP. Didin Komarudin, S.H., M.H. Selasa (21/7/2026).

    “Dengan melakukan patroli diharapkan dapat menekan ruang gerak bagi pelaku pidana maupun kejahatan jalanan lainnya untuk menjalankan aksinya,” sambungnya.

    “Upaya ini kami lakukan karena Kejahatan terjadi bukan hanya adanya niat dari pelaku, tetapi karena adanya kesempatan,” pungkas Kapolsek.

    Terlihat unit Samapta Polsek Bogor Barat laksanakan patroli disertai dengan pembinaan dan eduasi, pada titik dan jam rawan terjadinya tindak pidana di wilayah Hukum Polsek Bogor Barat guna menjaga situasi kamtibmas seperti kawasan perbangkan, pasar, perumahan, sekolah, pos security maupun tempat keramaian lainnya di 16 kelurahan.

  • Kapolda Jabar Gelar Silaturahmi dengan BEM dan Cipayung Plus, Perkuat Sinergi Jaga Kondusifitas

    Kapolda Jabar Gelar Silaturahmi dengan BEM dan Cipayung Plus, Perkuat Sinergi Jaga Kondusifitas

    Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Pipit Rismanto menggelar silaturahmi bersama elemen mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Cipayung Plus Jawa Barat di Ruang Riung Mumpulung, Mapolda Jabar, Selasa (21/7/2026).

    Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat komunikasi, kolaborasi, dan sinergi antara kepolisian dengan organisasi kemahasiswaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Barat.

    Kapolda Jabar menyatakan bahwa Silaturahmi tersebut menjadi wadah untuk membangun komunikasi yang lebih erat antara kepolisian dan mahasiswa sebagai mitra strategis dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

    “Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan elemen mahasiswa. Mahasiswa merupakan mitra strategis yang memiliki peran penting dalam menjaga kondusivitas daerah. Kami berharap forum ini dapat menjadi ruang dialog untuk bertukar gagasan, menyerap aspirasi, sekaligus membangun sinergi dalam menjaga Jawa Barat tetap aman, damai, dan kondusif,” katanya

    Menurutnya, kegiatan tersebut juga sejalan dengan kebijakan operasional Kapolda Jawa Barat yang mengedepankan pendekatan adaptif, responsif, kolaboratif, dan solutif dalam menghadapi berbagai dinamika di tengah masyarakat.

    Sejumlah pejabat utama Polda Jabar turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kapolda Jabar, Wakapolda Jabar, Karo Ops, Dirintelkam, Dirbinmas, Dirreskrimum, Dircyber, serta Kabid Humas Polda Jabar.

    Sementara itu, organisasi mahasiswa yang diundang berasal dari unsur Cipayung Plus Jawa Barat, seperti HMI, PMII, KAMMI, GMKI, PMKRI, KMHDI, GMNI, HIKMABUDHI, HIMA Persis, dan IMM. Selain itu, perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa yang terdiri atas BEM SI, BEM Nusantara, BEM PTMA, dan BEM PTNU juga mengikuti kegiatan tersebut.

    Agenda silaturahmi diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan doa. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Direktur Intelkam Polda Jabar dan Kapolda Jabar, dialog interaktif bersama perwakilan mahasiswa, penyerahan cendera mata kepada perwakilan BEM dan Cipayung Plus, serta foto bersama.

    Melalui forum ini, Polda Jabar berharap komunikasi yang terjalin dengan kalangan mahasiswa semakin kuat sehingga mampu membangun sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Jawa Barat.

  • Kapolda Jabar Ajak Mahasiswa Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Jawa Barat

    Kapolda Jabar Ajak Mahasiswa Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Jawa Barat

    Kepolisian Daerah Jawa Barat menggelar kegiatan silaturahmi bersama elemen mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Jawa Barat dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di Ruang Riung Mumpulung, Mapolda Jawa Barat, Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini menjadi forum untuk memperkuat komunikasi, kolaborasi, dan sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Barat.

    Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolda Jabar, Karo Ops, Dir Intelkam, Dir Binmas, Dir Reskrimum, Dir Siber, serta Kabid Humas Polda Jabar. Turut hadir perwakilan 10 organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Jawa Barat dan empat kelompok BEM.

    Kapolda Jabar menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh perwakilan mahasiswa. Menurutnya, pertemuan tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi menjadi ruang untuk saling mendengar, bertukar pandangan, dan mencari solusi atas berbagai persoalan yang menjadi perhatian bersama.

    Kapolda Jabar menegaskan bahwa Polda Jawa Barat terbuka terhadap berbagai masukan, ide, dan gagasan konstruktif dari kalangan mahasiswa. Ia meyakini bahwa komunikasi yang baik akan melahirkan kebijakan yang lebih solutif dan bermanfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu, ruang dialog dan kolaborasi perlu terus dibangun demi kemajuan Jawa Barat.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jabar juga mengungkapkan bahwa sejak menjabat sebagai Kapolda Jawa Barat, dirinya melakukan riset berbasis perspektif masyarakat untuk memahami berbagai tantangan di wilayah Jawa Barat.

    Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa kompleksitas persoalan di Jawa Barat sangat tinggi, mengingat jumlah penduduk yang mencapai lebih dari 50 juta jiwa, karakteristik masyarakat yang beragam, serta posisi strategis Jawa Barat sebagai wilayah penyangga ibu kota, pusat industri, investasi, pendidikan, pertanian, dan pariwisata nasional.

    Berangkat dari kondisi tersebut, Kapolda memperkenalkan gerakan “Jaga Rawat Jawa Barat”, yang menjadi arah kebijakan operasional Polda Jawa Barat.

    “Gerakan ini mengedepankan prinsip kerja yang adaptif dalam memahami dinamika sosial, responsif terhadap aspirasi masyarakat, kolaboratif dalam menyelesaikan persoalan, serta solutif dalam menghadirkan penyelesaian nyata bagi masyarakat,” kata Kapolda Jabar, Selasa (20/7/2026)

    Kapolda Jabar juga mengajak mahasiswa untuk terus menjadi kekuatan moral dan intelektual yang kritis, konstruktif, serta mampu menghadirkan perubahan positif bagi masyarakat. Di sisi lain, para pejabat utama Polda Jawa Barat diminta untuk terus membuka ruang komunikasi dengan kalangan akademisi dan mahasiswa agar setiap gagasan yang membangun dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga stabilitas daerah.

    Kapolda Jabar mengajak seluruh mahasiswa untuk terus memberikan kontribusi pemikiran demi terwujudnya Jawa Barat yang aman, nyaman, damai, dan produktif, dengan tetap menjunjung tinggi etika, moral, dan norma yang berlaku. Ia berharap sinergi yang terbangun melalui silaturahmi tersebut semakin memperkuat kolaborasi antara Polri dan mahasiswa dalam menjaga kondusivitas Jawa Barat.

    Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif. Setelah sambutan Kapolda Jabar, acara dilanjutkan dengan dialog bersama para perwakilan mahasiswa, pemberian cendera mata kepada perwakilan Cipayung Plus dan BEM, serta ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga keamanan, persatuan, dan kebersamaan di Jawa Barat.

  • Curug Mekar Sambangi Warganya, Berikan Himbauan Kamtibmas Sekaligus Motivasi dan Edukasi

    Kota Bogor-Bhabinkamtibmas Curug Mekar Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota Polda Jabar sambangi warga binaannya, dengarkan curahan hati sekaligus berikan Himbauan Kamtibmas, motivasi dan edukasi.

    Hal itu sesuai dengan arahan Kapolresta Bogor kota Kombes Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H. Agar anggota Polri rutin lakukan sambang untuk dapat mengetahui secara langsung permasalahan yang ada di masyarakat.

    “Bhabinkamtibmas memang sudah rutin lakukan sambang sekaligus memberikan motivasi dan edukasi kepada warganya,” ucap Kapolsek Bogor Barat AKP Didin Komarudin S.H., M.H. Senin (20/7/2026).

    “Dengan mendatangi masyarakat secara langsung akan lebih mengetahui permasalahan yang ada di masyarakat dan himbauan yang diberikan akan lebih tepat sasaran,” pungkas Kapolsek.

    Berlokasi di wilayah RW 2 Kelurahan Curug Mekar Bogor Barat, terlihat Bhabinkamtibmas Aiptu Waluyo sambangi Bapak Darna selaku warga binaannya, dengarkan curahan hati sekaligus berikan himbauan kamtibmas, motivasi dan edukasi.

  • Kapolda Jabar : Jadikan Nobar Final Piala Dunia 2026 Ajang Pererat Kebersamaan

    Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto memanfaatkan momentum nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Argentina melawan Spanyol sebagai sarana mempererat kebersamaan dan memperkuat sinergi dalam menjaga kondusivitas Jawa Barat. Kegiatan nobar tersebut digelar di area parkir Artha Park, Jalan Terusan Jakarta, Kota Bandung, Senin (20/7/2026) dini hari.

    Ribuan pasang mata di berbagai belahan dunia tertuju pada partai puncak Piala Dunia 2026. Antusiasme yang sama juga terlihat di Kota Bandung, ketika masyarakat bersama jajaran Polda Jawa Barat menyaksikan laga final yang mempertemukan dua kekuatan sepak bola dunia, Argentina dan Spanyol.

    Di sela kegiatan tersebut, Kapolda Jabar mengatakan pertandingan final Piala Dunia bukan sekadar tontonan olahraga, melainkan momentum yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kebersamaan antara kepolisian dan masyarakat.

    Menurut Irjen Pol. Pipit, tingginya animo masyarakat terhadap pertandingan sepak bola dunia menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi yang lebih erat serta menumbuhkan semangat persatuan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Jawa Barat.

    “Sepak bola 4 tahunan ini atau yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat seluruh Indonesia, termasuk di Jawa Barat. Ini menunggu-nunggu grand final piala dunia ini. Tentunya momentum ini, nonton bareng ini, kita jadikan sarana untuk mengakrabkan kembali antara kita semuanya, untuk saling menyatu untuk menjaga dan merawat Jawa Barat,” kata Irjen Pol. Pipit.

    Ia menilai kegiatan nobar dapat menjadi ruang interaksi yang lebih dekat antara aparat kepolisian dengan masyarakat. Kebersamaan yang terjalin melalui kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif.

    Selain menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola, kegiatan itu juga menjadi simbol bahwa olahraga mampu menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang latar belakang. Semangat sportivitas yang ditunjukkan para pemain di lapangan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat dalam membangun kehidupan yang harmonis.

    Saat ditanya mengenai tim yang dijagokannya pada laga final antara Argentina dan Spanyol, Kapolda Jabar justru memberikan jawaban yang berbeda dari kebanyakan pecinta sepak bola.

    “Mohon maaf, pilihan saya adalah wasit. karena filosofinya adalah wasit. Karena polisi harus berada dalam posisi yang netral kepada siapapun, kita akan menjadi wasit yang baik. Wasit tidak boleh menjadi penonton, wasit enggak boleh jadi pemain, apalagi suka komentator, menjadi komentator. Jadi harus menjadi wasit beneran. Terima kasih, ya.” Ujar Irjen Pol. Pipit.

    Pernyataan tersebut menggambarkan filosofi yang dipegang Kapolda Jabar dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri. Menurutnya, polisi harus mampu menempatkan diri secara netral dalam setiap persoalan, sebagaimana seorang wasit yang bertugas menegakkan aturan tanpa berpihak kepada siapa pun.

    Ia menegaskan, seorang wasit tidak boleh larut menjadi bagian dari pertandingan maupun sekadar menjadi penonton. Filosofi itu, menurut Pipit, juga menjadi pedoman bagi anggota kepolisian agar selalu profesional, objektif, dan menjunjung tinggi keadilan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    Melalui momentum nobar final Piala Dunia 2026 tersebut, Kapolda Jabar berharap semangat kebersamaan yang terbangun dapat terus terjaga. Selain menikmati pertandingan sepak bola kelas dunia, masyarakat juga diharapkan semakin solid bersama kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta merawat persatuan di Jawa Barat.

  • Polda Jabar Imbau Masyarakat Tidak Tergiur Aplikasi Bermodus Permainan Berhadiah

    Polda Jawa Barat mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap aplikasi digital yang menawarkan permainan dengan sistem taruhan maupun hadiah, karena dapat mengandung unsur perjudian online dan berpotensi merugikan penggunanya.

    Imbauan tersebut disampaikan menyusul keberhasilan Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat mengungkap dugaan perjudian online melalui aplikasi DAZZLIVE yang beroperasi di sejumlah daerah dan melibatkan berbagai pihak dalam struktur pengelolaannya.

    Dari hasil penyidikan diketahui aplikasi tersebut menyediakan fitur pembelian koin, permainan dengan sistem taruhan, serta penarikan kemenangan melalui mekanisme pemberian gift kepada host live. Korban dalam perkara ini mengalami kerugian sebesar Rp 3 juta sebelum akhirnya melaporkan kasus tersebut kepada kepolisian.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengajak masyarakat untuk tidak mudah tergiur dengan aplikasi yang menjanjikan keuntungan instan melalui mekanisme perjudian.

    “Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan aplikasi atau platform yang menawarkan permainan menggunakan sistem taruhan. Selain melanggar hukum, aktivitas tersebut juga berpotensi menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Apabila menemukan dugaan aktivitas perjudian online, segera laporkan kepada kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Kombes Pol Hendra Rochmawan, Senin (20/7/2026)

    Sementara Direktur Reserse Siber Polda Jawa Barat Kombes Pol. Fian Yunus S.I.K., M.T.I menegaskan akan terus mengembangkan penyidikan guna mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan perjudian online tersebut sebagai bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan ruang digital.

    Bandung, 20 Juli 2026